Tirtayatra UKKH Universitas Hang Tuah Surabaya

Om Swastiastu,

Sabtu, 12 Desember 2015 Semeton Mahasiswa dari Unit Kegiatan Kerohanian Hindu (UKKH) Universitas Hang Tuah Surabaya melaksanakan tirtayatra ke Pura Penataran Luhur Medang Kamulan. Semeton sampai di pura sekitar pukul 17.00WIB disambut oleh Ketua dan pengurus rumah tangga pura. Hadir pula Bapak I Nengah Wijana beserta rombongan dari Singaraja. Beliau sudah dipura dua hari sebelumnya karena sekalian maturan Rainan Tumpek Landep yang jatuh pada Hari Sabtu ini. Pada Rainan Tumpek Landep, Kita membuat melaksanakan upacara basuh pusaka dengan menggunakan minyak kelapa dari 11 macam kelapa yang dimasak sendiri oleh pengurus rumah tangga di Mandala Madya pura.

Mangku Nur dan Pak Made membuat minyak

Mangku Nur dan Pak Made membuat minyak

Semeton UKKH Universitas Hang Tuah Surabaya

Semeton UKKH Universitas Hang Tuah Surabaya

Sesampai di pura, Semeton Mahasiswa dari Unit Kegiatan Kerohanian Hindu (UKKH) Universitas Hang Tuah Surabaya dan pengurus pura melaksanakan simakrama di Wantilan Jenggolo. Pada kesempatan tersebut Ketua Rumah Tangga Pura Penataran Luhur Medang Kamulan, Jero Sepuh LMK Kadek Sumanila menyampaikan sejarah pura. Juga disampaikan tentang Pelinggih-pelinggih yang ada yang jumlahnya lumayan banyak yang berbeda dengan pura-pura lainnnya. Jadi kalau kita bersembahyang disini waktunya lumayan lama, mulai dari melukat di Beji, matur piuning di Lingga Yoni Surya Majapahit, Hyang Semar dan di Tri Suci Maha Rsi. Setelah itu baru bersembahyang di Mandala Utama. Setelah persembahyangan, bagi semeton putri wajib maturan di Ratu Ibu Ken Dedes.

Jero Sepuh LMK Kadek Sumanila

Jero Sepuh LMK Kadek Sumanila

Karena waktu sudah mulai malam, maka umat kemudian menikmati makan malam. Setelah itu umat bersiap-siap umtuk melaksanakan rangakain persembahyangan.

Makan malam

Makan malam

Bapak I Nengah Wijana ikut makan malam

Bapak I Nengah Wijana ikut makan malam

Ibu Sandat (Tangah) sedang menikmati makan

Ibu Sandat (Tangah) sedang menikmati makan

Umat kemudian menuju ke Beji untuk melaksanakan penglukatan. Setelah itu menuju ke Lingga Yoni Surya Majapahit, Hyang Semar dan di Tri Suci Maha Rsi untuk matur piuning.

Matur piuning ring Beji

Matur piuning ring Beji

Pengelukatan

Pengelukatan

Pengelukatan

Pengelukatan

Bapak Jero Sepuh bersama Bapak Dokter Edy

Bapak Jero Sepuh bersama Bapak Dokter Edy

Mepiuning ring Lingga Yoni Surya Majapahit, Hyang Semar

Mepiuning ring Lingga Yoni Surya Majapahit, Hyang Semar

Menyanyikan lagu Padamu Leluhur

Menyanyikan lagu Padamu Leluhur

Penghormatan bendera merah putih

Penghormatan bendera merah putih

Sungkem ring Lingga Yoni

Sungkem ring Lingga Yoni

Setelah matur piuning, umat menuju ke Mandala Utama untuk melaksanakan persembahyangan Tumpek Landep.

Setelah persembahyangan, umat menuju ke wantilan untuk beristirahat dan mekemit.

Pagi-pagi umat melaksanakan persembahyangan bersama. Ssetelah itu umat melaksanakan kerja bhakti. Setelah kerja bhakti semeton Semeton Mahasiswa dari Unit Kegiatan Kerohanian Hindu (UKKH) Universitas Hang Tuah Surabaya pamit kembali ke Surabaya.

Mesima krama

Mesima krama

Penyerahan bibit Cempaka dan cendramata

Penyerahan bibit Cempaka dan cendramata

Foto bersama

Foto bersama

Pamit pulang

Pamit pulang

Om Shanti Shanti Shanti Om

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: