Tirtayatra Semeton MBMI Undiksa Singaraja

Om Swastiastu,

Pada Minggu, 06 Desember 2015 Semeton dari MBMI Unversitas Pendidikan Ganesha (Undiksa) Singaraja melaksanakan tirtayatra ke Pura Penataran Luhur Medang Kamulan. Semeton berjumlah 160 orang menggunakan 5 bus diketuai oleh Bapak I Made Tegeh. Hadir juga Rektor Undiksa Bapak I Nyoman Jampel. Semeton sampai di pura datang pada pukul 13.30WIB tetapi karena hujan sangat deras disertai angin dan petir menggelegar, semeton baru turun dari bus pukul 14.45WIB. hujan yang turun sangat begitu deras sehingga wantilan basah semua bahkan dapur juga kebocoran sehingga ibu-ibu menghentikan kegiatan masak-memasak. Bapak Jero Sepuh LMK Kadek Sumanila dan Jero Sepuh Istri berdoa agar semua berjalan baik-baik saja.

Hujan deras

Hujan deras

Bapak Jero Sepuh LMK Kadek Sumanila dan Jero Sepuh Istri berdoa

Bapak Jero Sepuh LMK Kadek Sumanila dan Jero Sepuh Istri berdoa

Bapak Jero Sepuh LMK Kadek Sumanila dan Jero Sepuh Istri berdoa

Bapak Jero Sepuh LMK Kadek Sumanila dan Jero Sepuh Istri berdoa

Bersih-bersih wantilan

Bersih-bersih wantilan

Setelah hujan agak reda, semeton akhirnya berkumpul di wantilan. Semeton terpaksa duduk di lantai tanpa tikar karena tikar basah semua. Setelah semua berkumpul, semeton mengadakan simakrama dengan pengurus rumah tangga pura. Pada kesempatan tersebut Jero Sepuh LMK Kadek Sumanila kemudian menyampaikan tentang sejarah pura dan juga mengenai pelinggih-pelinggih di pura ini. Juga tentang kensep jawa yang diterapkan di pura ini. Meskipun hal tersebut sering mendapat pertentangan dari berbagai pihak tetapi pura ini tetap konsisten menerapkan konsep jawa ini. Hal ini karena kita ingin agar para Umat Hindu di Jawa merasa tidak asing dengan upacara-upacara di pura ini sehingga mereka tidak merasa minder apabila disuruh ngayah di pura ini. Bahkan banyak umat agama lain yang sukarela membantu di pura ini.

Semeton MBMI Undiksa Singaraja

Semeton MBMI Undiksa Singaraja

Semeton MBMI Undiksa Singaraja

Semeton MBMI Undiksa Singaraja

Kirtanam dipimpin Jero Sepuh Istri

Kirtanam dipimpin Jero Sepuh Istri

Jero Sepuh LMK Kadek Sumanila menyampaikan tentang sejarah pura

Jero Sepuh LMK Kadek Sumanila menyampaikan tentang sejarah pura

Selanjutnya sambutan dari Bapak I Nyoman Jampel. Beliau menyampaikan bahwa Beliau ketemu dengan Jero Sepuh dan saat itu Beliau merasakan suatu kegaiban. Beliau sebenarnya tidak mengerti kegaiban itu apa. Tetapi yang jelas sekujur badan Beliau berubah, badan Beliau berbintik kemerahan sejak masuk ke pura ini. Tetapi yang pasti Beliau dan semeton tahu bahwa kita bisa sampai di pura ini karena kehendak-Nya. Karena itu kita wajib menghaturkan syukur dan suksme kepada Ida Bhatara yang melinggih di pura ini. Tadi begitu besar godaan kita untuk sampai disini, bahwa Beliau perjalan ke sini tidak bisa melihat jalan karena saking deras hujannya sehingga kita tidak bisa melihat pinggiran aspal. Tidak hanya hujan tetapi juga angin kencang yang mendorong-dorong mobil dan tatit yang menggelegar seperti menembus mobil. Tetapi syukur akhirnya bisa sampai disini. Ini merupakan kebahagian kita semua. Dengan kita disini mudah-mudahan kita disucikan. Semua atas kehendaknya sehingga kita harus syukuri. Mari kita saling mengingatkan diri bahwa Leluhur kita itu ada dan berstana disini. Disini di Pura Penataran Luhur Medang Kamulan ini, merupakan pusat asal Leluhur kita.

Rektor Undiksa Bapak I Nyoman Jampel memberikan sambutannya

Rektor Undiksa Bapak I Nyoman Jampel memberikan sambutannya

Setelah itu Bapak I Nyoman Jampel menyerahkan punia. Juga penyerahan punia oleh Bapak I Made Tegeh.

I Nyoman Jampel menyerahkan punia

I Nyoman Jampel menyerahkan punia

penyerahan punia oleh Bapak I Made Tegeh

penyerahan punia oleh Bapak I Made Tegeh

Karena Bapak I Nyoman Jampel akan berangkat ke Jakarta, Beliau mendahului melaksanakan persembahyangan. Beliau didampingi oleh Bapak Jero Sepuh LMK Kadek Sumanila.

Persembahyangan di Beji

Persembahyangan di Beji

Penglukatan

Penglukatan

Penglukatan

Penglukatan

Penglukatan

Penglukatan

Gung De ikut melukat

Gung De ikut melukat

Setelah itu semeton melaksanakan persembahyangan. Dimulai dengan penglukatan di Beji Sumber Kahuripan Sendang Kamulan. Penglukatan dipimpin Jero Sepuh Istri Ni Nyoman Sriyani.

Persembahyangan di Beji

Persembahyangan di Beji

Persembahyangan di Beji

Persembahyangan di Beji

Penglukatan

Penglukatan

Penglukatan

Penglukatan

Penglukatan

Penglukatan

Penglukatan

Penglukatan

Setelah itu matur piuning ring Lingga Yoni, Surya Majapahit, Hyang Semar dan Rsi.

matur piuning ring Lingga Yoni, Surya Majapahit, Hyang Semar

matur piuning ring Lingga Yoni, Surya Majapahit, Hyang Semar

Kirtanam dipimpin Jero Sepuh Istri

Kirtanam dipimpin Jero Sepuh Istri

Penghormatan Sang Saka Merah Putih

Penghormatan Sang Saka Merah Putih

Persembahyangan ri Tri Suci Maha Rsi

Persembahyangan ri Tri Suci Maha Rsi

Setelah matur piuning, selanjutnya semeton menuju ke Madala Utama untuk persembahyangan bersama. Persembahyangan dipimpin oleh Jero Mangku Nengah Mariasa.

Persembahyangan bersama

Persembahyangan bersama

Selesai persembahyangan, semeton kembali ke wantilan untuk makan malam dan beristirahat. Pukul 23.00WIB semeton MBMI Undiksa Singaraja pamit dan melanjutkan perjalanan.

Om Shanti Shanti Shanti Om

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: