Tirtayatra Semeton BRSU Tabanan Bali

Om Swastiastu,

Pada Sabtu Pon, 22 Agustus 2015 semeton dari Badan Rumah Sakit Umum Tabanan Bali melaksanakan tirtayatra ke Pura Penataran Luhur Medang Kamulan. Semeton datang dengan menggunakan 2 bus diketuai oleh Bapak I Putu Rakadana, S.Kep NS. Semeton sampai di pura sekitar pukul 06.30 WIB. Ikut juga dalam rombongan Direktur Rumah Sakit Tabanan Bapak Dokter Nyoman Susila M.Kes. Juga kita kedatangan Bapak Made Suryawan, Beliau adalan Ketua Forum Studi Majapahit. Beliau sudah hadir sehari sebelumnya ke pura ini.

Sesampai di pura, semeton langsung menuju ke Wantilan Jenggolo untuk beristirahat dan bersih-bersih diri, untuk persiapan persembahyangan. Pukul 07.00WIB semeton kemudian menikmati makan pagi.

Sarapan pagi

Sarapan pagi

Sarapan pagi

Sarapan pagi

Setelah itu semeton dan umat kemudian mendengarkan penjelasan dan sejarah pura dari Bapak Jero Sepuh LMK Kadek Sumanila. Beliau menyampaikan bahwa di pura ini kita melinggihkan para Leluhur dari seluruh Nusantara. Selama ini hanya Leluhur di Balilah yang sudah dibuatkan pelinggihnya dan di puja setiap hari. Sedangkan di Jawa ini yang merupakan asal dari Leluhur kita dibiarkan gentayangan selama ratusan tahun. Dan memang sudah waktunya bagi kita untuk bisa melinggihkan dan memuja Leluhur kita ini.

Semeton BRSU Tabanan Bali

Semeton BRSU Tabanan Bali

Semeton BRSU Tabanan Bali

Semeton BRSU Tabanan Bali

Jero Sepuh Istri memimpin kirtanam

Jero Sepuh Istri memimpin kirtanam

Jero Sepuh LMK Kadek Sumanila

Jero Sepuh LMK Kadek Sumanila

Selanjutnya Bapak Made Suryawan menyampaikan bahwa saat ini sudah dimulai kemunculan Majapahit Jilid II. Dari pura ini dulu kita mulai kembali kepada Leluhur. Medang Kamulan ini merupakan benih/bibit untuk menemukan diri sejati dalam usaha mencapai Sang Hyang Acintya. Mudah-mudahan kita semua mendapat anugerah dari para Leluhur.

Bapak Made Suryawan

Bapak Made Suryawan

Kemudian Bapak Dokter Nyoman Susila M.Kes menyampaikan bahwa di pura ini sekali sembahyang kita dapat banyak yang di puja karena disini banyak sekali pelinggihnya. Hal ini sangat bagus sekali. Apalagi suasana yang sangat kondusif untuk persembahyangan. Hal ini semakin mendekatkan kita kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Bapak Dokter Nyoman Susila M.Kes juga menyampaikan agar konsep jawa ini tetap dipertahankan dan jangan sampai ada istilah membalikan jawa.

Bapak Dokter Nyoman Susila M.Kes

Bapak Dokter Nyoman Susila M.Kes

Selanjutnya Bapak I Putu Rakadana, S.Kep NS selaku ketua rombongan menyampaikan bahwa rencana ke pura ini sudah dimulai sebulan yang lalu. Dan Astungkara sekarang bisa terlaksana. Semua semeton yang datang kesini menggunakan biaya sendiri, karena sangat ingin tahu Leluhur Jawa. Dan dipura ini Leluhur Kawitan Jawa dilinggihkan. Nanti kalau masih sehat dan punya rejeki akan tangkil lagi kesini.

Bapak I Putu Rakadana, S.Kep NS

Bapak I Putu Rakadana, S.Kep NS

Pukul 10.45WIB semeton menuju ke Beji untuk melaksanakan penglukatan.

Persembahyangan ring Beji

Persembahyangan ring Beji

Penglukatan

Penglukatan

Penglukatan

Penglukatan

Setelah itu semeton matur piuning di Lingga Yoni, Surya Majapahit, Hyang Semar dan Rsi.

matur piuning di Lingga Yoni, Surya Majapahit, Hyang Semar

matur piuning di Lingga Yoni, Surya Majapahit, Hyang Semar

matur piuning di Lingga Yoni, Surya Majapahit, Hyang Semar

matur piuning di Lingga Yoni, Surya Majapahit, Hyang Semar

Jero Sepuh Istri memimpin kirtanam

Jero Sepuh Istri memimpin kirtanam

Mohon restu Hyang Semar

Mohon restu Hyang Semar

Setelah itu semeton menuju ke Mandala Utama untuk melaksanakan persembahyangan bersama.

Persembahyangan bersama

Persembahyangan bersama

Persembahyangan bersama

Persembahyangan bersama

Persembahyangan bersama

Persembahyangan bersama

Penyerahan punia

Penyerahan punia

Persembahyangan ring Ken Dedes

Persembahyangan ring Ken Dedes

Rerantasan Tuhur Taja Medang Kamulan dibawa umat masing-masing

Rerantasan Tuhur Taja Medang Kamulan dibawa umat masing-masing

Rerantasan Tuhur Taja Medang Kamulan

Rerantasan Tuhur Taja Medang Kamulan

Murwa Daksina

Murwa Daksina

Murwa Daksina

Murwa Daksina

Bus yang membawa Semeton BRSU Tabanan Bali

Bus yang membawa Semeton BRSU Tabanan Bali

Selesai persembahyangan, semeton kembali ke Wantilan untuk makan siang.

Makan Siang

Makan Siang

Pukul 14.30WIB semeton dari Badan Rumah Sakit Umum Tabanan Bali pamit melanjutkan perjalanan.

Om Shanti Shanti Shanti Om

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: