Tirtayatra Semeton Banjar Pemamoran – Kuta dan Sekaa Demen Penyandang Cacat Denpasar

Om Swastiastu,

Pada Sabtu Paing, 25 Oktober 2014 Semeton Umat Hindu dari Banjar Pemamoran Desa Adat Kuta – Badung – Bali, melaksanakan tirtayatra ke Pura Penataran Luhur Medang Kamulan. Semeton sampai di pura sekitar pukul 05.50 WIB diketua oleh Bapak Nyoman Merta, SH berjumlah sekitar 48 orang. Semeton kemudian menuju ke Wantilan Jenggolo untuk beristirahat dan mempersiapkan diri untuk persembahyangan. Semeton diterima oleh Ketua dan para Pengurus Rumah Tangga Pura Penataran Luhur Medang Kamulan dan Umat Hindu Desa Mondoluku.

Semeton Umat Hindu dari Banjar Pemamoran Desa Adat Kuta – Badung – Bali

Semeton Umat Hindu dari Banjar Pemamoran Desa Adat Kuta – Badung – Bali

Kemudian sekitar pukul 07.15 WIB datang lagi semeton dari Sekaa Demen Penyandang Cacat – Sesetan – Denpasar juga melaksanakan tirtayatra ke Pura Penataran Luhur Medang Kamulan. Semeton yang merupakan para penyandang tuna netra ini di pimpin oleh Bapak Ketut Masir dan berjumlah sekitar 40 orang. Sebenarnya semeton ini mau sampai di pura kemarin malam tetapi karena tersesat sampai di Kota Gresik, semeton kemudian mekemit di Pura Agung Jagat Karana Surabaya. Paginya semeton diantar ke Pura Penataran Luhur Medang Kamulan oleh Ketua Rumah Tangga Pura Agung Margo Wening Bapak Nyoman Mustika. Semeton kemudian menuju ke Wantilan Jenggolo dan bergabung dengan Semeton Umat Hindu dari Banjar Pemamoran Desa Adat Kuta – Badung – Bali.

Sekaa Demen Penyandang Cacat – Sesetan – Denpasar

Sekaa Demen Penyandang Cacat – Sesetan – Denpasar

Sambil beristirahat sebentar dan sambil mempersiapkan diri untuk bersembahyang, umat kemudian mendengarkan sambutan dari Ketua Rumah Tangga Pura Penataran Luhur Medang Kamulan Bapak Jero Sepuh Mayor Marinir Kadek Sumanila. Beliau menyampaikan tentang sejarah pura, pelinggih-pelinggihnya dan juga bebantenannya. Beliau juga memperkenalkan para pengurus rumah tangga pura dan Umat Hindu Desa Mondoluku. Bapak Jero juga mengucapkan selamat datang dan terima kasih karena telah metirtayatra ke pura ini. Juga Beliau kagum dengan semangat para semeton penyandang cacat yang sangat antusias metirtayatra meski dengan kondisi seperti itu.

Sambutan dari Ketua Rumah Tangga Pura Penataran Luhur Medang Kamulan Bapak Jero Sepuh Mayor Marinir Kadek Sumanila

Sambutan dari Ketua Rumah Tangga Pura Penataran Luhur Medang Kamulan Bapak Jero Sepuh Mayor Marinir Kadek Sumanila

Kemudian Bapak Nyoman Merta selaku wakil dari Umat Banjar Pemamoran Desa Adat Kuta menyampaikan sambutannya. Beliau menyatakan kekagumannya dengan semangat Umat Hindu Desa Mondoluku mempertahankan Agama Hindu meski banyak mendapatkan tantangan dan cobaan. Tetapi itu juga merupakan kehendak Leluhur sehingga mereka bisa bertahan. Karena kita semua berWit di Jawi karena setelah para Rsi dari Jawi datang ke Bali untuk menyebarkan Hindu maka sejak itu Bali mempunyai peradaban. Oleh karena itu sudah seharusnya kita yang dari Bali datang ke Jawa untuk mencari Leluhur kita. Dan kita juga sangat mendukung adat dan Budaya Jawa diterapkan di pura ini dan kalau bisa di seluruh Tanah Jawa. Karena denga cara tersebut mereka yang asli Jawa akan merasa dihargai dan tambah kuat keHinduannya.

Bapak Nyoman Merta

Bapak Nyoman Merta

Selanjutnya sambutan dari Bapak Ketut Masir yang menyampaikan bahwa mereka sudah lebih dari 21 kali melaksanakan tirtayatra ke Jawa. Dan mereka tahu pura ini dari membaca di internet. Mereka kemudian dengan biaya sendiri berangkat metirtayatra ke pura ini meskipun mereka sama sekali tidak tahu pura ini. Dan akhirnya setelah tersesat dan ditunjukkan jalan oleh Bapak Nyoman Mustika mereka akhirnya sampai di Pura Penataran Luhur Medang Kamulan ini. Bapak Ketut Masir juga sangat setuju pura ini menerapkan konsep jawa pada bantennya karena orang di sini sudah terbiasa dan dengan demikian kita tidak perlu susah-susah membawa banten dari Bali lagi.

Bapak Ketut Masir

Bapak Ketut Masir

Bapak Jero Sepuh Kadek Sumanila kemudian memberikan kenang-kenangan berupa sebuah piagam ucapan terima kasih dan sebuat stiker Medang Kamulan yang diterima oleh masing-masing perwakilan semeton.

Pemberian Kenang-Kenangan

Pemberian Kenang-Kenangan

Pemberian Kenang-Kenangan

Pemberian Kenang-Kenangan

Karena waktu sudah menunjukkan pukul 08.19 WIB maka kemudian umat menikmati makan pagi.

Makan Pagi

Makan Pagi

Pak Made Suartana juga makan

Pak Made Suartana juga makan

Bunda dan Bu Made

Bunda dan Bu Made

Setelah makan pagi, umat kemudian menuju ke Beji Sumber Kahuripan untuk melaksanakan penglukatan. Karena tempat terbatas, maka semeton dari Banjar Pemamoran dulu yang melukat. Pada saat melukat tersebut ada empat semeton yang kerauhan. Suasanapun menjadi semakin sakral.

Semeton Banjar Pemamoran  sembahyang di Beji

Semeton Banjar Pemamoran sembahyang di Beji

Semeton Kerauhan

Semeton Kerauhan

Semeton Kerauhan

Semeton Kerauhan

Semeton Kerauhan

Semeton Kerauhan

Semeton Kerauhan

Semeton Kerauhan

Setelah semeton Banjar Pemamotan selesai melukat, selanjutnya semeton dari Sekaa Demen yang melaksanakan penglukatan. Pada saat itu juga ada seorang umat yang kerauhan.

semeton dari Sekaa Demen sembahyang di Beji

semeton dari Sekaa Demen sembahyang di Beji

Melukat

Melukat

Semeton Kerauhan

Semeton Kerauhan

Nunas Tirta

Nunas Tirta

Selanjutnya umat matur piuning di Lingga Yoni dan Pelinggih Tri Suci Maha Rsi.

Persembahyangan di Lingga Yoni

Persembahyangan di Lingga Yoni

Kemudian umat melaksanakan persembahyangan bersama di Mandala Utama. Karena cuaca sangat panas maka umat duduknya berpancar dibawah pohon-pohon yang ada di Mandala Utama.

Persembahyangan di Mandala Utama

Persembahyangan di Mandala Utama

Persembahyangan di Mandala Utama

Persembahyangan di Mandala Utama

Setelah selesai persembahyangan, sebagian umat nunas rantasan yang disediakan oleh pura.

Nunas Rantasan

Nunas Rantasan

Semeton kerauhan

Semeton kerauhan

Sekitar pukul 11.45WIB semeton dari Banjar Pemamoran – Kuta dan Sekaa Demen Penyandang Cacat Denpasar pamit melanjutkan tirtayatra ketempat lainnya.

Om Shanti Shanti Shanti Om

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: